Komentar
Statistik Pengunjung
| Hari ini | : | 332 |
| Kemarin | : | 189 |
| Total Pengunjung | : | 141,233 |
| Sistem Operasi perangkat anda | : | Unknown Platform |
| IP Address anda | : | 216.73.217.51 |
| Browser yang anda gunakan | : | Mozilla 5.0 |

Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu
Provinsi Kalimantan Selatan

Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu
Provinsi Kalimantan Selatan
Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu
Berita / Artikel
Secara sederhana, desil adalah istilah dalam statistik yang digunakan untuk membagi data ke dalam sepuluh kelompok dengan ukuran yang sama.
Dalam kebijakan kesejahteraan sosial di Indonesia, desil dipakai untuk mengelompokkan rumah tangga berdasarkan tingkat kondisi ekonominya.
Seluruh penduduk diurutkan mulai dari yang paling miskin hingga paling sejahtera, kemudian dibagi ke dalam sepuluh lapisan. Masing-masing lapisan mewakili 10% dari total populasi.
Dalam sistem data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN), pembagian desil menggambarkan tingkat kesejahteraan masyarakat secara berjenjang, dari kelompok paling rentan hingga kelompok paling mapan. Pembagiannya meliputi:
Pengelompokan tersebut tidak hanya bertumpu pada besaran pendapatan. Pemerintah juga memperhitungkan kondisi tempat tinggal, kepemilikan aset, akses pendidikan dan layanan kesehatan, serta jumlah anggota keluarga yang menjadi tanggungan.
Dengan indikator yang lebih luas, penilaian kesejahteraan keluarga dapat dilakukan secara menyeluruh dan mendekati kondisi riil di lapangan.
Keberadaan desil sangat krusial dalam menentukan siapa yang berhak menerima bantuan sosial. Rumah tangga yang berada pada desil 1 hingga desil 4 menjadi prioritas utama dalam berbagai program perlindungan sosial pemerintah. Kelompok ini dinilai paling membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar.
Beragam bantuan disalurkan dengan merujuk pada peringkat desil, antara lain Program Keluarga Harapan (PKH), Program Sembako atau Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), serta Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).
Selain itu, kelompok desil rendah juga menjadi sasaran asistensi rehabilitasi sosial (Atensi) dan bantuan sosial lain yang dikelola Kementerian Sosial.
Sementara itu, masyarakat yang berada pada desil 5 masih berpeluang memperoleh bantuan, tetapi sifatnya lebih terbatas dan selektif.
Penyalurannya bergantung pada hasil asesmen lapangan serta kebijakan yang berlaku. Dengan sistem ini, bantuan diharapkan benar-benar diterima oleh keluarga yang paling membutuhkan.
Nilai desil tidak ditetapkan secara sembarangan dan tidak muncul otomatis tanpa proses. Penentuannya dilakukan oleh Kementerian Sosial melalui sistem data terpadu yang sebelumnya dikenal sebagai DTKS dan kini terintegrasi dalam DTSEN.
Proses ini mengacu pada hasil verifikasi serta validasi lapangan yang dilakukan oleh Dinas Sosial, ditambah data dari registrasi sosial ekonomi.
Berbagai variabel digunakan dalam penilaian, mulai dari kondisi fisik rumah, kepemilikan aset, besaran pengeluaran bulanan, hingga jumlah tanggungan keluarga. Dengan kombinasi indikator tersebut, pemerintah berupaya memotret kondisi ekonomi rumah tangga secara objektif.
Pengelolaan data desil berada di bawah kewenangan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial RI. Data yang digunakan berasal dari survei Badan Pusat Statistik, data kependudukan dari Dukcapil, serta hasil verifikasi lapangan untuk memastikan kesesuaian kondisi ekonomi keluarga.
Penentuan tingkat desil melibatkan koordinasi lintas lembaga agar data yang dihasilkan akurat dan mutakhir. Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan berperan mengoordinasikan integrasi berbagai basis data, seperti Registrasi Sosial Ekonomi, DTKS, dan P3KE, ke dalam DTSEN.
Selain itu, beberapa lembaga memiliki peran pendukung penting, di antaranya:
Seluruh proses penentuan desil dilakukan melalui sistem data terpadu dan tidak dapat diubah secara manual oleh masyarakat. Saat ini, data kesejahteraan juga dimanfaatkan untuk kepentingan lain, seperti pendaftaran sekolah jalur afirmasi sesuai arahan Dinas Sosial.
Data Populasi Desa Sari Mulya, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu
LAKI-LAKI : 1137 ORANG
PEREMPUAN : 1079 ORANG
TOTAL : 2216 ORANG
LAKI-LAKI
PEREMPUAN
BELUM MENGISI
TOTAL
Desa Sari Mulya berada di Kecamatan Mantewe , Kabupaten Tanah Bumbu , Provinsi Kalimantan Selatan.
| Kode Desa | : | 6310082009 |
| Kode Kecamatan | : | 631008 |
| Kode Kabupaten | : | 6310 |
| Kode Provinsi | : | 63 |
| Kode Pos | : | 72700 |
Jl. Transmigrasi KM.23 Dusun II RT.007 RW.004, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu - Provinsi Kalimantan Selatan
| Senin | 08:00:00 - 15:00:00 | |
| Selasa | 08:00:00 - 15:00:00 | |
| Rabu | 08:00:00 - 15:00:00 | |
| Kamis | 08:00:00 - 15:00:00 | |
| Jumat | 08:00:00 - 15:00:00 | |
| Sabtu | Libur | |
| Minggu | Libur | |
| Anggaran | : | Rp 1.568.012.583,00 |
| Realisasi | : | RP 0,00 |
| Anggaran | : | Rp 96.800.000,00 |
| Realisasi | : | RP 0,00 |
| Anggaran | : | Rp 292.476.000,00 |
| Realisasi | : | RP 0,00 |
| Anggaran | : | Rp 134.684.787,00 |
| Realisasi | : | RP 0,00 |
| Anggaran | : | Rp 1.116.351.796,00 |
| Realisasi | : | RP 0,00 |
| Anggaran | : | Rp 20.000.000,00 |
| Realisasi | : | RP 0,00 |
| Anggaran | : | Rp 4.500.000,00 |
| Realisasi | : | RP 0,00 |
| Anggaran | : | Rp 46.400.000,00 |
| Realisasi | : | RP 0,00 |
| Anggaran | : | Rp 50.400.000,00 |
| Realisasi | : | RP 0,00 |
OpenSID 2506.0.1-premium - Pusako v3.4


Inoor
14 November 2023 22:57:04
Semoga Dibawah Kepemimpinan Kepala Desa Yang Baru, Desa Sarimulya semakin maju...